Penanaman Gereja di tengah Krisis Toleransi Beragama di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.33991/epigraphe.v9i1.554Keywords:
church planting; crisis of tolerance; digital age; religious challenges; krisis toleransi; era digital; penanaman gereja; tantangan beragamaAbstract
The crisis of religious tolerance in Indonesia, as well as the challenges of the digital era, are significant obstacles to the implementation of planting or pioneering the church. This research employs a qualitative method with a literature study approach, utilizing the Bible as the primary source, and is supported by various books and articles relevant to the research topic. The results show that church planting is a critical and urgent call to restore the authentic and appropriate meaning of the Gospel in the context of the crisis of religious tolerance and the dynamics of the digital era. The church can no longer fulfill its duties using conventional methods and rigid rules. Therefore, the Church needs to be adaptive and relevant to the times, without neglecting its theological foundations and mission vocation. With this approach, church planting can be an effective strategy in facing these challenges.
Abstrak
Krisis toleransi beragama yang terjadi di Indonesia serta tantangan di era digital merupakan hambatan signifikan dalam pelaksanaan penanaman atau perintisan gereja. Penelitian ini mengguna-kan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yang menjadikan Alkitab sebagai sumber utama, serta didukung oleh berbagai buku dan artikel yang relevan dengan topik penelitian. Sehingga diperoleh hasil bahwa perintisan atau penanaman gereja merupakan panggilan yang sangat penting dan mendesak untuk mengembalikan makna Injil yang autentik dan relevan dalam konteks krisis toleransi beragama dan dinamika era digital. Gereja tidak dapat lagi melaksanakan tugasnya dengan metode konvensional dan aturan yang kaku. Oleh karena itu, gereja perlu bersikap adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman, tanpa mengabaikan fondasi teologis maupun panggilan misinya. Dengan pendekatan ini, perintisan jemaat dapat menjadi strategi efektif dalam menghadapi tantangan tersebut.
References
Abdi, Daniel, and Yanto Paulus Hermanto. “Pemberdayaan Lembaga Pendidikan Formal Di Bangka Dalam Penanaman Gereja Baru.” SESAWI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 3, no. 1 (December 27, 2021): 31–40. https://doi.org/10.53687/sjtpk.v3i1.61.
Ali, Yusuf Faisal. “Upaya Tokoh Agama Dalam Mengembangkan Sikap Toleransi Antarumat Beragama.” Untirta Civic Education Journal 2, no. 1 (April 30, 2017). https://doi.org/10.30870/ucej.v2i1.2804.
Arifianto, Yonatan Alex. “Teologi Kontekstual Untuk Perdamaian: Merespons Konflik Sosial Dan Agama Dalam Masyarakat Multikultural Di Era Kemajuan Teknologi Digital.” Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Pelayanan Kristiani 4, no. 2 (November 25, 2024): 110–20. https://doi.org/10.38189/jtk.v4i2.884.
Arifianto, Yonatan Alex, Richardo Nainggolan, and Adi Sujaka. “Tantangan Teologis Dalam Memahami Dan Mengatasi Ajaran Sesat Kontemporer: Tinjauan Terhadap Realitas Spiritual Dan Peran Gereja.” Philoxenia: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 2, no. 2 (2024). https://doi.org/10.59376/philo.v2i2.34.
“Arti Kata Krisis - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online.” Accessed May 22, 2025. https://kbbi.web.id/krisis.
Basongan, Citraningsih. “Penggunaan Teknologi Menurut Iman Kristen Di Era Digital.” EDUKATIF?: JURNAL ILMU PENDIDIKAN 4, no. 3 (May 19, 2022): 4279–87. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i3.2883.
Brotosudarmo, Drie. Pembinaan Warga Gereja Selaras Dengan Tantangan Zaman. Yogyakarta: PBMR ANDI, 2021.
Daud, I Kadek Agustono. “Gereja dalam Gerakan Misi Di Indonesia.” Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia 2, no. 2 (February 25, 2022): 1. https://doi.org/10.46445/jtki.v2i2.440.
Derung, Teresia Noiman, Anna Bernadette Sampelan, Hermina Serang Lubur, and Nicomedes San Juang Tukan. “Membangun Toleransi Umat Beragama Dalam Masyarakat Yang Majemuk.” In Theos?: Jurnal Pendidikan Dan Theologi 2, no. 8 (January 20, 2023): 257–63. https://doi.org/10.56393/intheos.v2i8.1275.
Gulo, Fenius. “Strategi Misi Kristus Dan Perkembangannya Di Masa Jemaat Mula-Mula Serta Implikasinya Untuk Gereja Lutheran Indonesia.” SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI 12, no. 2 (April 7, 2023): 97–112. https://doi.org/10.46495/sdjt.v12i2.147.
Halawa, Ririn Valentina. “Konsep Penanaman Dan Pertumbuhan Gereja: Menabur Dengan Cerdik Dan Menuai Dengan Tulus.” Jurnal Teologi Cultivation 7, no. 2 (December 31, 2023): 112–25. https://doi.org/10.46965/jtc.v7i2.2265.
Hia, Yeremia, and Elfin Warnius Waruwu. “Dampak Teknologi Digital Terhadap Pewartaan Injil Dalam Konteks Menggereja.” Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi 6, no. 2 (December 22, 2023): 178–92. https://doi.org/10.47457/phr.v6i2.395.
Imam, Nururi. “Peran Pendeta Dalam Menanamkan Spiritual Jemaat Gereja Pada Masa Covid-19 (Studi Di Gereja Marturia Tanjung Karang Kota Bandar Lampung).” Diploma, UIN RADEN INTAN LAMPUNG, 2022. https://repository.radenintan.ac.id/19722/.
Kaaro, Joplien. “Penyataan Visi Allah Di Bumi.” MIGDAL EMET: Jurnal Teologi 3, no. 4 (November 2018): 80–16.
Kompasiana.com. “Penolakan Pembangunan Rumah Ibadah bagi Agama Minoritas: Tantangan Ruang Publik yang Inklusif di Indonesia.” KOMPASIANA, November 4, 2024. https://www.kompasiana.com/alexasidharto9151/67284988ed64153a4154dee2/penolakan-pembangunan-rumah-ibadah-bagi-agama-minoritas-tantangan-ruang-publik-yang-inklusif-di-indonesia.
“Krisis.” In Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, May 6, 2024. https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Krisis&oldid=25677990.
Mangantibe, Veydy Yanto, and Mario Chlief Taliwuna. “Toleransi Beragama Sebagai Pendekatan Misi Kristen Di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 3, no. 1 (June 18, 2021): 33–47. https://doi.org/10.37364/jireh.v3i1.56.
Manuputty, Conny Zefanya Dasel, Hendrikus Dorebia, and Talizaro Tafonao. “Mentorship Gereja Dalam Membentuk Karakter Remaja Yang Religius Di Era Digitalisasi.” Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 1 (January 17, 2024): 74–86. https://doi.org/10.62282/juilmu.v1i1.74-86.
Mapule, Ashar, and Lindin Anderson. “KITAB KISAH PARA RASUL: Landasan Doktrin Penanaman Gereja.” Sabda: Jurnal Teologi Kristen 5, no. 1 (May 8, 2024): 34–48. https://doi.org/10.55097/sabda.v5i1.111.
Margareta, Margareta, and Romi Lie. “Pelayanan Misi Kontekstual Di Era Masyarakat Digital.” Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 4, no. 1 (2023). https://doi.org/10.25278/jitpk.v4i1.842.
Marnia Hazwani, Filza, and Matang Matang. “Dinamika Dan Krisis Toleransi Di Indonesia Dalam Era Disrupsi.” Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan 3, no. 2 (July 29, 2022): 47. https://doi.org/10.31002/kalacakra.v3i2.6153.
Media, Kompas Cyber. “Duduk Perkara Penolakan Pembangunan Gereja di Cilegon Banten Halaman all.” KOMPAS.com, September 8, 2022. https://regional.kompas.com/read/2022/09/08/192205178/duduk-perkara-penolakan-pembangunan-gereja-di-cilegon-banten.
Megawati Manullang, Erickson Nanda Putra Halawa, Lela Siska Inriani Samosir, and Titin Wulandari Malau. “Masalah Budaya Dan Lintas Budaya Yang Terlihat Dalam Perintisan Gereja.” Jurnal Silih Asah 1, no. 2 (May 18, 2024): 13–22. https://doi.org/10.54765/silihasah.v1i2.21.
Milss, Dag Heward. Church Planting. California: Smashwords, 1998.
Muhamad, Yan Mahdi, Suwarma Al Muchtar, and Leni Anggraeni. “Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Upaya Internalisasi Nilai Toleransi Dalam Mencegah Potensi Radikalisme Di Universitas Pendidikan Indonesia.” Jurnal Educatio FKIP UNMA 7, no. 3 (September 16, 2021): 1270–79. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1403.
Naismith, D. The Challenge of Religious Discrimination. Oxford: Oxford University Press, 2014.
Pambayun, Kaventius. “Strategi Gereja-Gereja Daerah Menyikapi Tantangan Pelayanan.” TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan) 11, no. 1 (December 30, 2021): 99–123. https://doi.org/10.51828/td.v11i1.25.
Pate, Larry. Merintis Gereja-Gereja Baru. Malang: Gandum Mas, 1984.
Patel, J. Religious Persecution and the Global Church. Chicago: University of Chicago Press, 2018.
Peters, George W. A Biblical Theology of Missions. Malang: Gandum Mas, 2020.
Purba, Bonar Samuel. “Gereja, Homo Digitalis, Dan Kebenaran.” Jurnal Teologi Vocatio Dei 6, no. 1 (2024). https://doi.org/10.62926/jtvd.v6i1.66.
Purdaryanto, Samuel. “Aktualisasi Jemaat Rumah Sebagai Strategi Perintisan Gereja.” SHIFTKEY: Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan 14, no. 1 (2024): 1–11.
Rijanta, R., D. R. Hizbaron, and M. Baiquni. Modal Sosial dalam Manajemen Bencana. UGM PRESS, 2018.
Saputra, Tommy. “Kronologi Jemaat Kristen Bandar Lampung Dilarang Beribadah di Gereja.” detiksumut. Accessed December 3, 2024. https://www.detik.com/sumut/hukum-dan-kriminal/d-6578714/kronologi-jemaat-kristen-bandar-lampung-dilarang-beribadah-di-gereja.
Silaban, Lestari Br, Asima Putri Handayani Nababan, Jefri Ade Nasution, and Megawati Manullang. “Pentingnya Penanaman Gereja Menghasilkan Pertumbuhan Gereja Yang Sehat.” Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 2, no. 2 (May 14, 2023): 1026–34.
———. “Pentingnya Penanaman Gereja Menghasilkan Pertumbuhan Gereja Yang Sehat.” Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 2, no. 2 (May 14, 2023): 1026–34.
Simon, Simon, and Semuel Ruddy Angkouw. “Perintisan Gereja Sebagai Bagian Dari Implementasi Amanat Agung: Indonesia.” Manna Rafflesia 7, no. 2 (April 30, 2021): 210–34. https://doi.org/10.38091/man_raf.v7i2.142.
Sirait, Junio Richson, Kristin Harefa, and Astria Gempita Fau. “Perintisan Gereja Melalui Kontektualisasi Pemberitaan Injil Pada Suku Nias.” Apostolos: Journal of Theology and Christian Education 4, no. 1 (April 22, 2024): 47–54. https://doi.org/10.52960/a.v4i1.218.
Smith, R. Radicalism and Religion: A Comparative Analysis. New York: HarperCollins, 2019.
Subekti, Tri. “Pemuridan Misioner Dalam Menyiapkan Perluasan Gereja Lokal.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani 3, no. 2 (November 30, 2019): 157. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v3i2.126.
Sugiono, Sugiono, and Mesirawati Waruwu. “Peran Pemimpin Gereja Dalam Membangun Evektifitas Pelayanan Dan Pertumbuhan Gereja Di Tengah Fenomena Era Disrupsi.” DIDASKO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (October 13, 2021): 111–22. https://doi.org/10.52879/didasko.v1i2.25.
Sukardi, Imanuel, and Kevin J. Humble. Pedoman Penanaman Gereja Baru Masa Kini. Surakarta: Sekolah Tinggi Teologi Indonesia Surakarta, 2004.
Sulianus, Susanto. “Prinsip Penanaman Gereja: Belajar Dari Paulus Menurut Roma 15: 14-21.” Arrabona: Jurnal Teologi Dan Misi 4, no. 2 (2022): 406–50.
Towns, Elmer L. Planting Reproducing Churches. Shippensburg: Destiny Image, 2018.
Zed, Mestika. Metode Penlitian Kepustakaan. Jakara: Yayasan Obor Indonesia, 2008.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Epigraphe

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








