Analisis Semantik kata "koimomenon" dalam 1 Tesalonika 4:13 dan Kontribusinya terhadap Pengharapan Eskatologis
DOI:
https://doi.org/10.33991/epigraphe.v9i2.573Kata Kunci:
1 Thessalonians 4:13; eschatological hope; exegetical-semantic approach; 1 Tesalonika 4:13; analisis semantik; pengharapan eskatologisAbstrak
Eschatological hope is an important foundation of the Christian faith, but in practice it is often distorted when congregations are confronted with the reality of death. Greco-Roman religious and philosophical views also influenced the Thessalonian congregation, causing them to experience excessive grief. This article analyzes the term "koimomenon" in 1 Thessalonians 4:13 and its contribution to the formation of believers' eschatological hope. This study employs a qualitative literature review method with an exegetical-semantic approach, including lexical, grammatical, historical, and theological analyses of the Greek text of the New Testament (NA27). The results indicate that Paul uses the term "koimomenon" as a theological metaphor to emphasize the transience of believers' deaths and the continuity of their relationship with Christ.
Abstrak
Pengharapan eskatologis merupakan fondasi penting iman Kristen, namun dalam praktiknya sering mengalami distorsi ketika jemaat berhadapan dengan realitas kematian. Kondisi ini juga dialami jemaat Tesalonika yang menunjukkan dukacita berlebihan akibat pengaruh pandangan religius dan filosofis Greko-Roma. Artikel ini bertujuan menganalisis secara semantik kata "koimomenon" dalam 1 Tesalonika 4:13 serta kontribusinya terhadap pembentukan pengharapan eskatologis orang percaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi pustaka dengan pendekatan eksegetis-semantik, meliputi analisis leksikal, gramatikal, historikal, dan teologis terhadap teks Yunani Perjanjian Baru NA27. Hasil kajian menunjukkan bahwa istilah "koimomenon" digunakan Paulus sebagai metafora teologis untuk menegaskan sifat sementara kematian orang percaya dan kesinambungan relasi mereka dengan Kristus.
Referensi
Amadis, Dave. “Studi Eksegesis 1 Tesalonika 4:13-18 Dan Implikasinya Terhadap Peran Gereja Dalam Pendampingan Pastoral Pasca-Pemakaman Karena Peristiwa Kematian Mendadak.” Thesis, Sekolah Tinggi Teologi SAAT, 2016. http://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/241.
Bagster, Samuel, and Sons. The Analytical Greek Lexicon, London: Bagster, 1850. Beale, G. K. Tafsiran 1-2 Tesalonika. Illinois: IVP Academic, 2007.
Blomberg, Craig L., and Jennifer Foutz Markley. New Testament Exegesis: Panduan Komperehensif Eksegesis Kitab-Kitab Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas, 2018.
Cousar, Charles B. Reading Galatians, Philippians, and 1 Thessalonians: A Literary and Theological Commentary, Georgia: Smyth & Helwys Publishing, 2001.
Dana, H. E., and Julius R. Mantey. A Manual Grammar Of The Greek New Testament, Toronto: The Macmillan Company, 1957.
Douglas, J.D. Ensiklopedi Masa Kini Jilid II M-Z. Jakarta: Yayasan Bina Kasih/OMF, 2007.
Dwiraharjo, Susanto. “Konsep Pengangkatan Gereja Menurut 1 Tesalonika 4:13-18.” Jurnal Teologi Gracia Deo 5, no. 2 (January 2023): 328–48. https://doi.org/10.46929/graciadeo.v5i2.14.
Eubank, Nathan. First and Second Thessalonians, Grand Rapids: Baker Academic, 2019.
Fee, Gordon. The First and Second Letters to the Thessalonians, Grand Rapids: Eerdmans, 2009.
Gosianes, Nuh, and Yusni Telambanua. “Kajian Alkitab Tentang Dunia Orang Mati Dan Implikasinya Bagi Kehidupan Orang Percaya.” Jurnal Kajian Teori dan Praktik Pendidikan 6, no. 1 (March 2025). https://ejurnals.com/ojs/index.php/jktpp/article/view/1558.
Green, Gene L. The Letters to the Thessalonians, Grand Rapids: Eerdmans, 2002.
Herman, Ridderbos. Paulus: Pemikiran Utama Theologinya, Surabaya: Momentum, 2015. Howell, Mark. Christ-Centered Exposition Commentary: Exalting Jesus in 1 & 2
Thessalonians. Nashville: B&H Publishing, 2015.
Knight, George R. Exploring Thessalonians: A Devotional Commentary. Maryland: Review and Herald Publishing, 2012.
Lengkong, Samuel. "Kajian Eskatologis 1 Tesalonika 4: 17 Mengungkap Fakta Pengangkatan." SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual 15, no. 1 (2023): 110-124.
Martin, Michael. The New American Commentary: 1, 2 Thessalonians. Nashville: B&H Publishing, 1995.
Mounce, William D. Basic of Biblical Greek Grammar. Grand Rapids: Zondervan, 2003. Poli, Christian Rizky, Bara Izzat Wiwah Handaru, and Tita Delila Tukunang. “Analisa 1
Tesalonika 4:13-14: Peranan Gereja terhadap Perkabungan Jemaat.” Jurnal Voice 3, no. 2 (December 2023). https://doi.org/10.54636/t72ppt11.
Ryrie, Charles Caldwell. First and Second Thessalonians. Chicago: Moody Press, 2001. Santoso, Agus. Tata Bahasa Yunani Koine. Bandung: Bina Media Informasi, 2011.
Scribd. “Teologi Surat 1 Tesalonika Paulus | PDF.” Accessed December 23, 2024. https://id.scribd.com/document/534151464/sintesa-Surat-Paulus.
Sihite, Franseda. “Spiritual Reinforcement Bagi Para Lansia Menghadapi Kematian
Berdasarkan 1 Tesalonika 4:13-18.” HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 8, no. 1 (June 2023): 45–60. https://doi.org/10.52104/harvester.v8i1.117.
Strong, James. Strong’s: Greek and Hebrew Dictionary of the Bible. Nashville: Thomas Nelson, 1996.
Stuart, Douglas. Eksegese Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 2024.
Sugiarto, Ari. “Penerapan Berita Pengharapan Pada Khotbah Dalam Ibadah Penghiburan
Kristen Dalam Konteks Budaya Tionghoa (Studi Eksegetikal 1 Tesalonika 4:13-18).” Thesis, Sekolah Tinggi Teologi SAAT Malang, 2019. http://repository.seabs.ac.id/handle/123456789/1361.
Tindas, Arnold. Pelajaran Dasar Bahasa Yunani Perjanjian Baru. Jakarta: Harvest International Theological Seminary, 2006.
Walvoord, John F., and Mark Hitchcock. 1 & 2 Thessalonians. Chicago: Moody Press, n.d. Wanamaker, Charles A. The Epistles To The Thessalonians. Grand Rapids: Eerdmans, 1990.









